Fokus pada Pemutakhiran Industri dan Kolaborasi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 26 Maret 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari China Daily

Kawasan Beijing-Tianjin-Hebei telah membangun fondasi untuk inovasi terkoordinasi dan semakin gencar mengubah hasil dari penemuan ilmiah dan teknologi, memutakhirkan industri, serta mendorong pendanaan teknologi. Hal tersebut disampaikan oleh seorang pejabat senior.

Menurut Jin Wei, Wakil Wali Kota Beijing, kolaborasi riset di kawasan tersebut semakin kuat. National Natural Science Foundation of China juga telah membentuk dana gabungan khusus. Dana ini mendukung 270 proyek, mendorong kolaborasi lebih dari 700 tim riset, serta menginkubasi 179 perusahaan teknologi maju (hard-tech).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam hal kolaborasi industri, kawasan Beijing-Tianjin-Hebei telah memetakan enam rantai industri utama, termasuk energi hidrogen dan biomedis, serta bekerja sama mengembangkan tujuh klaster manufaktur maju, seperti sirkuit terpadu dan kecerdasan buatan.

Rabu ini, Zhongguancun Forum Annual Conference 2026 resmi dibuka. Ajang yang berlangsung selama lima hari ini memprioritaskan inovasi terkoordinasi di kawasan tersebut. Di sisi lain, forum inovasi terkoordinasi dan pembangunan berkualitas tinggi di Beijing-Tianjin-Hebei turut digelar sebagai sesi paralel pada Jumat.

Forum paralel tersebut akan terdiri atas enam sesi, termasuk paparan, pengumuman, dan peresmian kerja sama. Forum ini menghubungkan teknologi mutakhir dan sumber daya internasional, mengeksplorasi jalur dan model inovasi regional terkoordinasi, serta membangun platform pertukaran dan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, universitas, dan lembaga riset.

"Kami berkolaborasi meningkatkan reputasi Zhongguancun," ujar Jin, seraya menambahkan bahwa empat kawasan seperti ini juga telah dibangun di wilayah lain, seperti Binhai New District di Tianjin dan Xiong’an New Area di Hebei.

Beijing, Tianjin, dan Hebei pun telah membentuk tim operasional, menerapkan kebijakan pendukung, serta meningkatkan sistem pembinaan. Lebih dari 9.800 perusahaan telah beroperasi di keempat kawasan tersebut. Secara khusus, kawasan di Xiong’an New Area yang diresmikan lebih dari dua tahun lalu telah menarik kehadiran lebih dari 260 perusahaan teknologi.

Ke depan, Jin menegaskan, kawasan Beijing-Tianjin-Hebei akan terus mengubah hasil penemuan ilmiah dan teknologi, serta membangun mekanisme rutin untuk menyelaraskan hasil riset dengan penerapan praktis.

Kawasan ini juga akan mengerahkan kekuatan strategis dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti laboratorium nasional, universitas, dan lembaga riset, untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan utama di Tianjin dan Hebei, serta membangun basis industrialisasi di wilayah seperti Tongzhou, Wuqing, dan Langfang.

A staff member of Tianjin Siasun Intelligent Technology operates a mine inspection robot in the Beijing-Tianjin Zhongguancun Tech Town in Tianjin.
A staff member of Tianjin Siasun Intelligent Technology operates a mine inspection robot in the Beijing-Tianjin Zhongguancun Tech Town in Tianjin.

Berita Terkait

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama
Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru
Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga
Dahua Technology Luncurkan WizColor 2.0, Tingkatkan Solusi Pemantauan Berwarna di Kondisi Minim Cahaya
Risen Energy Raih Pesanan Modul HJT 1,2 GW dari China Huaneng Group, Semakin Memperkuat Posisinya sebagai Pemimpin Industri
Fortune perluas kepemimpinan di Asia dengan Direktur Editorial dan Kepala Brand Studio baru

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Kamis, 16 April 2026 - 02:00

Clé de Peau Beauté Lanjutkan Kemitraan Global dengan UNICEF, Jangkau 7,3 Juta Anak Perempuan sebagai Target Baru

Kamis, 16 April 2026 - 01:00

Southeast Asia Blockchain Week Kembali ke Bangkok untuk Edisi Ketiga

Berita Terbaru