AKTUIL.COM – Artis Saiful Jamil mengomentari rekan sekaligus asistennya berinisial S terlibat terkait dengan kadus enyalahgunan narkoba.
Saipul Jamil mengaku tidak menyangka rekan sekaligus asistennya berinisial S terlibat penyalahgunan narkoba.
Kendati begitu, pedangdut ini tetap bersyukur dan mengambil hikmah dari kejadian ini.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
IBL All Indonesian 2026 Dibuka Meriah, Legenda Basket hingga Selebritas Ramaikan GOR Laga Tangkas
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Justru dengan kejadian seperti ini saya bersyukur ternyata orang di dekat, saya ada terindikasi narkoba tadinya saya nggak tahu”.
“Jadi saya sangat berterima kasih sekali kepada Polres Jakbar dan juga Polsek Tambora,” ungkap Saipul Jamil kepada wartawan, Sabtu 7 Januari 2024.
Baca artikel lainnya di sini : Setelah Tes Urin Positif Narkoba, Polisi Kirim Sampel Rambut Asisten Saipul Jamil ke Laboratorium
Baca Juga:
IBL All Indonesian 2026 Dibuka Meriah, Legenda Basket hingga Selebritas Ramaikan GOR Laga Tangkas
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
“Jadi saya juga sempat nggak percaya kalau ternyata asisten pribadi saya dia salah satu pemakai narkoba gitu,” sambungnya.
Menurut Saipil, asistennya S baru bekerja dengannya selama satu tahun.
Namun, Bang Ipul panggilan akrabnya mengaku tidak pernah curiga kepadanya.
Lihat juga konten video, di sini: 1462 Rumah Rusak Akibat Gempabumi M 4.8 Sumedang, Warga Terdampak akan Terima Dana Simultan
Baca Juga:
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
“Dia ngelamar kerja 1 tahun yang lalu dan kerjanya bagus makanya saya tdiak menyangka kalau dia terindikasi narkoba,” ucapnya.
“Tidak ada (curiga), orangnya karena baik banget. Makanya di sini saya harus hati-hati sekarang memilih teman, memilih calon pekerja”.
“Harus bener-bener selektif karena yang saya pikir baik dia ternyata seperti ini gitu, ini mungkin menjadi pelajaran buat saya,” imbuhnya.***














