Minta Jangan Khawatir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Pastikan Defisit ABPN Indonesia Tak Jebol

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 9 April 2025 - 10:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Facebook.com @Sri Mulyani Indrawati)

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Facebook.com @Sri Mulyani Indrawati)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Indonesia tahun ini tidak akan jebol.

Sri Mulyani juga mengimbau agar rakyat termasuk pelaku pasar untuk tidak khawatir.

“Jangan khawatir, tidak jebol APBN-nya,” kata Sri Mulyani dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

“Program Bapak Presiden ada di dalam ruang APBN yang sudah ada. Pembangunan desa, termasuk koperasi desa ada di APBN.”

“Lalu Danantara yang di-establish termasuk penggunaan dividennya itu sudah kita perhitungkan,” lanjutnya.

Sri Mulyani mengatakan target defisit APBN 2025 akan tetap dijaga di kisaran 2,5% terhadap produk domestik bruto (PDB) atau sesuai Rp 616,2 triliun.

Menurutnya defisit itu akan terus terjaga dengan realisasi belanja negara sesuai target Rp 3.621,3 triliun dan pendapatan negara Rp 3.005,1 triliun.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengomentari keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Keputusan Trump untuk menerapkan tarif baru kepada puluhan negara, termasuk Indonesia, menurutnya tidak memiliki dasar ekonomi.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Tarif resiprokal yang disampaikan oleh AS terhadap 60 negara menggambarkan cara perhitungan tarif tersebut, yang saya rasa semua ekonom yang sudah belajar ekonomi tidak bisa memahami,” ucap Sri Mulyani.

Sri Mulyani menilai kebijakan tarif ini lebih didasarkan pada kepentingan Trump agar perdagangan AS tidak defisit dengan negara-negara lain, dan karenanya tidak memiliki landasan ekonomi.

“Itu artinya saya tidak ingin tergantung atau beli kepada orang lain lebih banyak dari apa yang saya bisa jual kepada orang lain.”

“It is purely transactional, tidak ada landasan ilmu ekonominya,” tuturnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Optimisme IHSG Jangka Panjang Terjaga Meski CSA Index Turun
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Stabilitas Harga Beras Terjaga Lewat HPP Gabah Dan SPHP
Pasar Saham RI Memanas Positif, CSA Index Agustus 2025 Naik Hampir 100 Persen
Kawasan PIK2 Bergerak Cepat, Penjualan PANI Tembus Rp1,2 Triliun
Indonesia-EU CEPA Disepakati, Sawit RI Resmi Diakui Legal dan Bebas Tarif
Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global
Analisis Saham Prajogo Pangestu: Prospek 7 Emiten yang Mendominasi Bursa

Berita Terkait

Sabtu, 13 September 2025 - 17:29

Optimisme IHSG Jangka Panjang Terjaga Meski CSA Index Turun

Jumat, 12 September 2025 - 15:55

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11

Stabilitas Harga Beras Terjaga Lewat HPP Gabah Dan SPHP

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:56

Pasar Saham RI Memanas Positif, CSA Index Agustus 2025 Naik Hampir 100 Persen

Minggu, 10 Agustus 2025 - 10:35

Kawasan PIK2 Bergerak Cepat, Penjualan PANI Tembus Rp1,2 Triliun

Berita Terbaru