AKTUIL.COM – Bareskrim Polri telah menerima laporan polisi perihal kasus dugaan penyebaran video syur yang dilayangkan pihak dari artis Rebecca Ayu Putri Klopper alias Rebecca Klopper.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan kasus ini sedang dipelajari oleh jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
“Laporan polisi RAPK alias RK (Rebecca Klopper) saat ini sudah diterima dan LP tersebut sudah diterima oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri.”
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini LP tersebut masih dipelajari oleh penyidik,” ujar Ramadhan kepada wartawan, Rabu, 7 Juni 2023.
Lebih lanjut Ramadhan mengatakan, langkah selanjutnya dari penyelidikan kasus tersebut yakni akan memanggil pihak korban dalam hal ini yakni Rebecca Klopper.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Dituding Lakukan Tindakan Seksual Secara Verbal, Ketua Komisi DPR RI Sugeng Suparwoto Dilaporkan ke MKD
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Selain itu, pihak pelapor dari Rebecca Klopper yang diwakili oleh pengacaranya juga akan dimintai klarifikasi terkait dengan laporan yang teregister dengan nomor LP/B/113/V/2023/SPKT.BARESKRIM POLRI.
Namun untuk penjadwalan waktu undangan terhadap pelapor dan korban, Ramadhan menyebut hingga kini belum memperoleh kapan kepastiannya.
“Selanjutnya penyidik akan meminta keterangan kepada pelapor dan juga korban,” ucapnya.
“Meminta keterangan atau interview untuk diklarifikasi keterangan pelapor.”
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
“Pelapor ini artinya yang melapor kemarin, kuasa hukum dan juga korban. Mengenai jadwalnya kami belum dapat info,” tukasnya.***













