AKTUIL.COM – Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto mengungkapkan kriteria menteri pilihannya jika dirinya mendapat amanah menjadi Presiden RI 2024.
Sosok tersebut harus memiliki kemampuan otak yang bagus, serta akhlak yang baik.
Prabowo mengatakan, kriteria menteri bagi dirinya ialah putra dan putri bangsa alias the best brain of the country (kecerdasan terbaik) termasuk the best brain and heart of the country. (kecerdasan dan punya hati nurani terbaik).
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan brain aja (yang bagus) tapi akhlaknya busuk, bahaya itu. Waduh, lebih baik brain biasa saja, tapi akhlaknya baik,” ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan saat menghadiri dialog terbuka Muhammadiyah bersama calon pemimpin bangsa di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (24/11/2023).
Baca artikel lainnya di sini: KPU Tetapkan Prabowo – Gibran Sah Peserta Pilpres, TKN Ajak Tinggalkan Polemik dan Fokus ke Depan
Baca Juga:
Musim Mas Resmikan Smart Class di UINSU, Dukung Pembelajaran Digital dan Generasi Unggul 2045
Shanghai Electric Catat Kinerja Positif pada 2025, Nilai Pesanan Baru Capai Rekor Tertinggi
Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari
Ia menekankan, akhlak baik adalah yang terpenting. Prabowo menilai, mempunyai kecerdasan yang luar biasa menjadi tak berarti, jika memiliki hati nurani yang tidak baik.
Hal ini akan memunculkan berbagai niatan tercela dari segala upaya.
“Brain pinter, keminter (sok pintar). Pintar, (malah) pintar nyolong. Saudara-saudara, haduh, teknik nyolong itu luar biasa macamnya,” ucap Prabowo.
Ia melanjutkan, memilih menteri pilihan seperti berada di persimpangan jalan.
Baca Juga:
Prabowo lalu mencontohkan, ibarat membentuk tim sepak bola dengan para pemain terbaik untuk bisa menjadi juara.
“Ini adalah keadaan di persimpangan jalan, to be or not to be. Kita kalau benar, milih tim yang bagus.”
“Sama seperti sepak bola, kita harus ambil pemain-pemain terbaik bangsa Indonesia, baru kita bisa juara,” ujar Prabowo.
“Nggak boleh ada kroninya siapa, ini konconya siapa. Nanti (di bawah kepemimpinannya), menteri-menteri semua harus yang terbaik, jadi saya terbuka, ya,” imbuhnya.***













