AKTUIL.COM – Kebakaran lahan semak ilalang dan pepohonan dengan luas kurang lebih satu hektare terjadi di lereng Gunung Merbabu, Selasa 26 September 2023.
Adapun lokasi tepatnya berada di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu blok Hutan Spekta Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
TItik api pertama kali terpantau pada pukul 18.00 WIB. Api kemudian merambat dan menyebar ke segala penjuru.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Api diketahui pada jam 18.00 WIB,” jelas staf Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Ashadi.
Mengetahui adanya titik api tersebut, anggota BPBD Kabupaten Semarang bersama tim gabungan dengan sigap melakukan pemadaman.
Baca artikel lainnya di sini: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan Rehabilitasi Kawasan Gunung Bromo Usai Insiden Kebakaran
Baca Juga:
FLIN Rilis Layanan Mediasi Utang, Jadi Platform Credit Wellness Pertama di Indonesia
DJI Matrice 4E dan DJI Terra Petakan Lereng Es Khumbu di Gunung Everest Selama Musim Pendakian 2026
TMGM Perkuat Kemitraan dengan Chelsea FC Lewat Tur Pramusim 2026 di Asia-Pasifik
Dengan menggunakan alat-alat seadanya, seperti sekop, parang, cangkul dan sabit. Upaya tersebut kemudian membuahkan hasil.
Dalam waktu kurang dari 90 menit atau pada pukul 19.25 WIb api dapat ditaklukan.
“Alhamdulillah sudah padam jam 19.25 WIB,” ungkap Ashadi.
Terkait penyebab terjadinya kebakaran lahan tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:
Buka Peluang Baru bagi Industri Farmasi di Kawasan Greater Bay Area dan Asia
Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026
Robert Lewandowski Jadi Bintang TVC Terbaru CHERY, Hidupkan Semangat “For Family”
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D. menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya.***













