Stabilitas Harga Beras Terjaga Lewat HPP Gabah Dan SPHP

Penyaluran beras SPHP sudah 226 ribu ton per Agustus 2025. Pemerintah jaga harga di hulu dan hilir agar daya beli masyarakat tidak terganggu.

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi meninjau beras SPHP di pasar modern Serang, Banten. (Dok. Bapenas)

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi meninjau beras SPHP di pasar modern Serang, Banten. (Dok. Bapenas)

PERNAHKAH kita membayangkan bagaimana nasib petani bila harga gabah jatuh terlalu rendah, sementara masyarakat di kota harus membeli beras dengan harga tinggi?

Pertanyaan inilah yang kini coba dijawab pemerintah melalui kebijakan menyeluruh dari hulu hingga hilir dalam menjaga keseimbangan harga beras di Indonesia.

Kepala Badan Pangan Nasional (NFA), Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Aturan ini berlaku tidak hanya untuk Perum Bulog, tetapi juga untuk seluruh penggilingan padi di tanah air.

Arief menekankan langkah ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta harga gabah tidak boleh jatuh di bawah batas tersebut, demi melindungi petani sekaligus menjaga harga beras tetap wajar di pasaran.

Harga Gabah Dijaga Pemerintah Agar Petani Tetap Sejahtera

Dalam kunjungan kerja di Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Arief menjelaskan bahwa seluruh penggilingan padi wajib membeli gabah minimal Rp 6.500 per kilogram.

“Bapak Presiden itu tak mau harga gabah di bawah Rp 6.500, itu confirm. Semua penggiling padi minimum beli gabah Rp 6.500. Itu sudah harus,” ujar Arief.

Ia menambahkan bahwa penggilingan padi harus tetap berproduksi dengan mengikuti aturan tersebut, sembari memastikan beras yang dijual sesuai mutu dan label kemasan.

Arief mengingatkan agar tidak ada praktik curang seperti menjual beras dengan label premium namun kualitasnya tidak sesuai, karena hal itu dapat merugikan konsumen dan merusak kepercayaan pasar.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Lebih jauh, ia menjelaskan pentingnya perhitungan harga pembelian gabah agar penjualan beras tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga tidak menimbulkan persaingan usaha tidak sehat.

Program SPHP Jadi Penopang Stabilisasi Harga Beras Nasional

Selain menjaga harga gabah, pemerintah juga memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilaksanakan Perum Bulog atas penugasan NFA.

Arief menyebutkan bahwa beras SPHP kini semakin mudah diakses di pasar tradisional, ritel modern, hingga gerai BUMN, dengan harga maksimal Rp 12.500 per kilogram di Zona 1.

“Hari ini kita mau sampaikan bahwa beras SPHP sudah ada di semua lokasi yang sesuai Juknis. Bulog ini sudah menggelontorkan mendekati 45 ribu ton,” jelasnya.

Data menunjukkan, hingga 20 Agustus 2025 penyaluran beras SPHP periode Juli–Desember telah mencapai 44,8 ribu ton, menambah total distribusi tahun ini menjadi 226 ribu ton, atau sekitar 15 persen dari target 1,5 juta ton.

Dalam empat tahun terakhir, rata-rata penyaluran SPHP selalu di atas 1 juta ton per tahun, termasuk pencapaian 1,401 juta ton pada 2024 yang setara 100,12 persen dari target.

Aplikasi Klik SPHP Bantu Pemerintah Awasi Distribusi Lebih Ketat

Untuk mencegah penyalahgunaan distribusi, pemerintah kini mewajibkan pengecer melakukan registrasi dan pemesanan beras SPHP melalui aplikasi Klik SPHP.

Menurut Arief, sistem digital ini dirancang agar penyaluran lebih transparan dan tepat sasaran, sekaligus mengurangi risiko penimbunan dan penyimpangan distribusi di lapangan.

“Pemerintah bersama Bulog terus memperketat pengawasan agar lebih tepat sasaran, sehingga untuk mencegah penyalahgunaan, sekarang pengecer harus registrasi dan memesan beras SPHP menggunakan aplikasi Klik SPHP,” ungkap Arief.

Dengan stok penugasan sebesar 1,3 juta ton hingga akhir 2025, pemerintah optimistis pasokan beras cukup aman untuk menjaga harga tetap stabil sepanjang tahun.

Perlindungan untuk Penggiling Padi Kecil Jadi Perhatian Utama

Selain memastikan harga gabah, pemerintah juga menaruh perhatian pada keberlangsungan penggiling padi kecil agar tidak tersisih oleh pemain besar.

Arief menegaskan bahwa penggiling padi berskala besar dengan kapasitas giling di atas seribu ton akan diwajibkan memiliki izin khusus.

Langkah ini diambil agar persaingan usaha tetap adil dan tidak menyingkirkan pelaku usaha kecil.

“Kalau Bapak Presiden itu concern sama penggiling padi, terutama yang skala kecil. Jangan nanti dikuasai yang besar, kemudian yang kecil malah mati,” kata Arief.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dengan demikian, kebijakan ini bukan hanya soal menjaga harga gabah dan beras, tetapi juga melindungi ekosistem pangan dari hulu hingga hilir secara menyeluruh.

Stabilisasi Harga Beras Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Kebijakan menjaga harga gabah, memperkuat distribusi SPHP, hingga pengawasan lewat aplikasi digital menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menata ulang ekosistem pangan nasional.

Arief menekankan bahwa kondisi saat ini bukanlah krisis beras, melainkan bagian dari proses pembenahan sistem pangan nasional agar lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Dengan distribusi yang semakin luas dan harga yang terkendali, pemerintah optimistis beras tetap terjangkau bagi masyarakat sekaligus menguntungkan petani di lapangan.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Optimisme IHSG Jangka Panjang Terjaga Meski CSA Index Turun
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Pasar Saham RI Memanas Positif, CSA Index Agustus 2025 Naik Hampir 100 Persen
Kawasan PIK2 Bergerak Cepat, Penjualan PANI Tembus Rp1,2 Triliun
Indonesia-EU CEPA Disepakati, Sawit RI Resmi Diakui Legal dan Bebas Tarif
Press Release Berbayar: Pilihan Strategis Komunikasi di Era Persaingan Global
Analisis Saham Prajogo Pangestu: Prospek 7 Emiten yang Mendominasi Bursa
RI Tawarkan Rp500 Triliun ke AS, Tapi Trump Tetap Tak Bergeming

Berita Terkait

Sabtu, 13 September 2025 - 17:29

Optimisme IHSG Jangka Panjang Terjaga Meski CSA Index Turun

Jumat, 12 September 2025 - 15:55

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:11

Stabilitas Harga Beras Terjaga Lewat HPP Gabah Dan SPHP

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:56

Pasar Saham RI Memanas Positif, CSA Index Agustus 2025 Naik Hampir 100 Persen

Minggu, 10 Agustus 2025 - 10:35

Kawasan PIK2 Bergerak Cepat, Penjualan PANI Tembus Rp1,2 Triliun

Berita Terbaru