ESDM Temukan Banyak Pelanggaran di Sektor Pertambangan, Bahlil Usul Bentuk Ditjen Bakkum

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 13:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. (Instagram.com/@bahlillahadalia)

AKTUIL.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan banyak pelanggaran di sektor pertambangan.

Termasuk yang tak sesuai dengan kaidah norma, serta melenceng dari dokumen awal, selain illegal mining.

Dikutip Infoesdm.com, menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (19/10/2024).

“Ada yang dicurigai izinnya backdeck (di balik meja/ilegal). Banyak itu.”

“Ada juga dicurigai tumpang tindih. Semuanya selama ini kan lewat PTUN. Itu bagus juga.”

“Tapi alangkah lebih bagusnya secara komprehensif kalau kita punya ada satu Ditjen Gakkum untuk melakukan penegakan aturan,” kata dia.

Terkait hal itu, Bahlil Lahadalia mengusulkan dibentuknya Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) di lingkungan Kementerian ESDM.

Tak hanya ilegal, disampaikan Bahlil alasan dirinya mengusulkan pembentukan direktorat baru ini karena masih ditemukan dokumen tambang yang tumpang tindih.

Dirinya menyampaikan, tugas dari ditjen tersebut nantinya tak hanya sebatas menegakkan hukum saja.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Melainkan turut melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus pelanggaran di sektor pertambangan.

“Jadi penyidik selama ini bukan di kami, makannya banyak sekali angin masuk di kantor ini.”

“Kalau penyidiknya di kami, orang ini kan yang ngerti peta, tender, dan izin,” kata dia.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekonominews.com dan Infofinansial.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Jabarraya.com dan Topikindonesia.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Sinergi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis Berbasis 175+ Media di Indonesia
360 Hektare Sawit Ilegal di Gunung Leuser Ditebang Kemenhut
Mobil Murah 2025: Pilihan Ideal LCGC dan MPV untuk Aktivitas Sehari-hari
SETIA Bantu Petani Kenali Produk Asli, Hindari Pestisida Palsu di Lapangan
Situs Pusatsiaranpers.com Tampil Segar dengan Desain Baru, Makin Semangat Layani Pelanggan Jasa Siaran Pers
Jasasiaranpers.com Gelar Paket Promo Akhir Tahun 2023, Beli Publikasi 1 Press Release Dapat 1 Publikasi Gratis
Promosi Video Youtube di Portal Berita? BISA, Hanya dengan Budget Rp500 Ribu Bisa Langsung Tayang di Sini
CSA Award 2023: Jasa Armada Indonesia, Tumpuan Terbaik di Sektor Maritim

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:29

Sinergi PR Newswire dan PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis Berbasis 175+ Media di Indonesia

Senin, 8 September 2025 - 16:57

360 Hektare Sawit Ilegal di Gunung Leuser Ditebang Kemenhut

Jumat, 29 Agustus 2025 - 13:44

Mobil Murah 2025: Pilihan Ideal LCGC dan MPV untuk Aktivitas Sehari-hari

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:37

SETIA Bantu Petani Kenali Produk Asli, Hindari Pestisida Palsu di Lapangan

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 13:44

ESDM Temukan Banyak Pelanggaran di Sektor Pertambangan, Bahlil Usul Bentuk Ditjen Bakkum

Berita Terbaru