AKTUIL.COM – Dalam beberapa waktu belakangan, permainan dua bola plastik yang dihubungkan dengan seutas tali atau dikenal dengan nama latto-latto sedang digandrungi anak-anak.
Meski populer di Tanah Air, latto-latto ternyata bukan permainan asli tradisional Indonesia.
Permainan ini juga dikenal dengan beberapa nama, seperti katto-katto, tek-tek, lato-lato.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti dikutip dari berbagai sumber, Minggu 25 Desember 2023, permainan sederhana ini ternyata memiliki sejumlah manfaat. Salah satunya melatih kesabaran.
1. Melatih Kemampuan Motorik Anak
Main latto-latto dapat melatih kemampuan motorik anak dengan lebih baik lagi dari pada sebelumnya.
2. Tingkatkan Kepercayaan Diri
Main latto-latto juga bisa membuat anak memiliki kepercayaan diri saat berbaur bersama teman-temannya.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
3. Tingkatkan Kecerdasan Anak
Dalam satu permainan, tentu menuntut anak untuk menggunakan strategi untuk bisa menang dari lawannya.
Contoh permainan ini salah satunya adalah latto-latto.
Biasanya anak yang main latto-latto, akan mengayunkan bola dengan cara ke atas dan ke bawah dan membuat bola beradu dengan cepat.
4. Mengontrol Emosi
Permainan tradisional ini juga banyak berfungsi untuk mengendalikan emosi anak.
Baca Juga:
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
Untuk memenangkan permainan ini, maka anak harus menjaga emosi dan suasana hati saat menyeimbangkan ayunan bola yang sedang beradu dengan konstan.
Jika emosi tidak bisa diolah dengan baik, kemungkinan anak akan kalah dalam permainan.***













